Akhir-akhir ini sering banget dapet pertanyaan ini. “Udah siap?” ![]()
Wajar sih… In matter of months, gua bakal menempuh apa yang disebut orang-orang sebagai “hidup baru”. Beberapa bulan lalu, kalau ditanya ini gua pasti jawabnya lama. Kadang gak jawab. Alasannya masih takut, belum siap, bla..bla..bla.. Alhamdulilah sekarang enggak.
Lambat laun gua menyadari bahwa people grow. And now, growing old feels fine
Dulu gua selalu berfikir bahwa jadi istri itu harus bisa segala macem. Gak cuma masak, tapi juga harus bisa ngasuh anak, jaga rumah, ngatur keuangan keluarga, ngurus suami, bersihin rumah, … banyak deh. And on top of all that, masih harus bisa perform well di kantor. Dan gua takut, kalau gua gak bisa kayak diatas, suami bakal ngejauh dan rumah tangga gua terancam kandas. Naudzubillah.
Well, ternyata kalau dipikir-pikir gak begitu (unless you’re married to a 100% perfect person who demands everything to be perfect, which chances are, you’re not). Alhamdulilah, i’m going to marry a very understanding person, who sees mistakes as something to learn from. And that really takes the pressure off.
Selain itu, setelah gua pelajari, setiap rumah tangga pasti punya masalah sendiri-sendiri, walau pasangan tersebut dalam pandanganku adalah pasangan yang bijak sekalipun. Jadi sebenernya gua gak perlu takut. Toh, masalah adalah salah satu cara Allah SWT untuk meningkatkan derajat umatNya. Dan janji Allah adalah Ia tidak akan memberikan beban yang tidak sanggup umatNya memikulnya. Insya Allah, Allah sudah siapkan derajat yang lebih tinggi bagi kita jika kita berhasil melalui suatu masalah. Percaya itu aja ![]()
Jadi sekarang kalau ditanya udah siap atau belum, gua Alhamdulilah udah bisa jawab siap dengan tegas
Kata siap dari gua itu bukan berarti karena gua bakal jadi perfect pas resmi jadi istri nanti. Tapi karena gua siap belajar dari pengalaman apapun yang mungkin gua temui nanti.
Tentunya ada juga faktor dengan orang seperti apa kamu menikah. Karena marriage kan sesuatu yang dijalani berdua. Kalau calonnya egois, temperamental, gak bisa diajak berkerja sama / dikusi…mending pikir2 lagi. Hehe… Bukan apa-apa, soalnya kan ini buat lifetime
But anyway, all of the above are only my humble opinion
-w-